Kinerja Kwarcab Purbalingga Dinilai Kwarda Jawa Tengah

PURBALINGGA – Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga menerima Kunjungan Kerja dari pengurus Kwartir Daerah (Kwarda) Jawa Tengah, Minggu 13 Mei 2018. Kedatangan enam pengurus Kwarda Jawa Tengah bertujuan untuk melakukan penilaian kinerja Kwarcab Purbalingga pada Tahun 2017. Ketua Kwarcab Purbalingga, Kak Trisnanto Sri Hutomo mengatakan, penilaian kinerja Kwarcab Purbalingga bukan semata-mata untuk mencari juara, tetapi juga untuk melakukan silaturahmi dan pembinaan terhadap masing-masing Kwarcab yang berada di bawah naungan Kwarda Jawa Tengah. “Dalam penilaian ini tim lomba Kwartir dari Kwarda Jawa Tengah ingin melihat secara langsung proses administrasi dan dokumentasi kegiatan Tahun 2017,” kata Kak Trisnanto saat dijumpai di Sanggar Bhakti Pramuka Purbalingga.

Beberapa Bidang Yang Dinilai

Beberapa bidang yang dinilai oleh tim penilai Kwarda Jawa Tengah yakni Bidang Bina Muda, Bina Wasa, Organisasi dan Hukum, Keuangan dan Sarana Prasarana, Bidang Humas dan Abdimas serta Dewan Kerja Cabang. Melalui penilaian tersebut, menurutnya, akan lebih memacu kinerja Kwarcab Purbalingga sehingga ke depan dapat lebih baik lagi. “Dengan demikian, upaya perbaikan bisa segera kita lakukan demi kemajuan kinerja di tahun mendatang,” ujarnya. Kak Trisnanto menegaskan, kinerja Kwarcab Purbalingga secara keseluruhan merupakan cerminan peran dari seluruh unsur kepramukaan yang ada. Elemen-elemen kepramukaan tersebut meliputi Satuan Karya (Saka), Dewan Kerja Ranting (DKR), Kwartir Ranting (Kwarran) dan lainnya.

Hasil Evaluasi

“Hasil evaluasi dan masukan dari tim Kwarda akan menjadi bahan bagi Kwarcab untuk lebih meningkatkan kualitas kegiatan-kegiatan kepramukaan,” terang Trisnanto. Andalan Daerah Kwarda Jawa Tengah Kak Mardhy Saputro, saat melakukan penilaian menjelaskan agar seluruh kegiatan yang diagendakan Kwarcab Purbalingga dapat berjalan dengan lancar. Kwarcab Purbalingga perlu mengusahakan agar dana hibah APBD Kabupaten dapat ditingkatkan. “Selain itu, Kwarcab Purbalingga juga perlu memiliki pemasukan sumber dana tidak hanya mengandalkan dana hibah, akan tetapi juga perlu mendirikan koperasi, dan warung atau kedai pramuka,” imbau Kak Mardhy Saputro. Menurutnya, keberadaan Bumi Perkemahan Munjuluhur yang berlokasi di Desa Karangbanjar, Kecamatan Bojongsari juga perlu dimanfaatkan dan dikelola dengan lebih baik lagi oleh Kwarcab Purbalingga. Selain untuk memudahkan pelaksanaaan berbagai kegiatan Pramuka, juga dapat dijadikan sumber pemasukan bagi Kwarcab Purbalingga.

Waka Bina Muda Kwarcab

Sementara itu, Waka Bina Muda Kwarcab Purbalingga, Kwarcab Purbalingga Kak Sutarko menyampaikan, Kwarcab sudah mengusulkan kepada Bupati Purbalingga terkait Buper Munjuluhur agar dapat dikelola oleh Kwarcab Purbalingga. Bupati Purbalingga juga sudah menyetujui usulan tersebut, hanya saja masih ada proses yang perlu dilakukan dan diselesaikan. Sedangkan terkait dengan keberadaan koperasi di Kwarcab Purbalingga, menurut Kak Sutarko, menerangkan belum pernah ada koperasi pramuka. Koperasi juga Kedai Pramuka, imbuhnya, memang cukup efektif untuk menjadi sumber pemasukan lain bagi Kwarcab Purbalingga. “Akan tetapi sampai saat ini Kwarcab Purbalingga belum bisa mengadakan kedai Pramuka, karena ada beberapa hal yang harus dipersiapkan,” terangnya.

Andalan Humas dan Abdimas

Lain hal, Andalan Humas dan Abdimas Kwarda Jawa Tengah, Kak Sigit Djoko menuturkan, Kwarcab Purbalingga perlu menerbitkan buletin secara rutin terkait dengan kegiatan Pramuka yang dilakukan Kwarcab Purbalingga. Hal ini dilakukan agar keberadaan Pramuka di Purbalingga lebih dirasakan oleh masyarakat dan kegiatan yang sudah dilakukan dapat diketahui oleh masyarakat luas. “Kami mengapresiasi sekali kegiatan Kwarcab Purbalingga walaupun belum rutin menerbitkan buletin tetapi sudah mampu bekerja sama dengan media cetak di Purbalingga untuk mempublikasikan kegiatan kepramukaan. Tidak hanya itu, kami juga apresiasi Kwarcab Purbalingga karena mampu bekerjasama dengan LPPL Radio Gema Soedirman untuk melakukan siaran rutin berkaitan dengan ruang Pramuka,” ungkap Kak Sigit Djoko.

Bagikan Kepada Teman Anda

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *