Aksi Pembersihan Bencana Banjir Bandang Dusun Kaliurip, Desa Serang

Ketua RW Kaliurip

Ketua RW 06 Dusun Kaliurip, Kak Marno, menyampaikan tanggapannya terkait musibah banjir yang menimpa wilayahnya. Ia mengatakan bahwa kejadian ini merupakan kehendak Tuhan Yang Maha Esa dan menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk senantiasa waspada terhadap potensi bencana alam.

“Ini adalah kehendak Tuhan, dan semuanya kita tidak tahu apa yang akan terjadi. Intinya kita tetap waspada,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan harapannya kepada pemerintah setempat agar dapat segera mengambil langkah-langkah penanganan lanjutan demi mempercepat pemulihan kondisi lingkungan dan kehidupan masyarakat.

“Harapan saya, khususnya untuk masyarakat Desa Serang di sini, pemerintah setempat dapat mengondisikan agar kondisi bisa lebih cepat membaik.” Tambahnya.

Bacaan Lainnya

Baca juga : Anggota Saka Bhayangkara Terima Pembinaan, Perkuat Krida dan Etika

Selain di Dusun Kaliurip, dampak banjir juga dirasakan di Dusun Gunung Malang. Di wilayah tersebut tercatat 12 rumah mengalami rusak berat, 6 rumah terancam, dua jalan kabupaten terputus, serta dua jembatan putus. Selain kerusakan infrastruktur dan permukiman, bencana banjir di Dusun Gunung Malang juga mengakibatkan korban jiwa, dengan satu warga mengalami luka berat dan satu korban meninggal dunia.

Di akhir penyampaiannya, Kak Marno juga menyampaikan pesan dan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh relawan yang telah membantu dalam proses pembersihan dan penanganan pascabencana.

    

“Untuk para relawan yang telah senantiasa membantu dalam pembersihan material-material banjir, saya pribadi dan khususnya masyarakat Dusun Kaliurip di sini sangat-sangat berterima kasih.” Ungkapnya.

Aksi kemanusiaan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan semangat gotong royong Pramuka serta para relawan dalam membantu masyarakat yang terdampak bencana. Sekaligus memperkuat solidaritas sosial di tengah musibah.

Melalui kerja sama berbagai pihak, proses pemulihan pascabencana dapat berjalan dengan lebih cepat dan masyarakat dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara normal. (Devi Lestari)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *