Pengelanaan Alam 2025 : Tempa Semangat Dan Kemandirian Calon Bantara SMK Muhammadiyah Bobotsari

Penyematan Pita

Puncak acara berlangsung dengan penyematan pita caba kepada seluruh peserta. Suasana penuh haru dan bangga menyelimuti lapangan saat satu per satu peserta menerima pita tersebut. Penyematan ini menjadi tanda bahwa mereka telah resmi melewati satu tahap penting dalam perjalanan menuju pelantikan Bantara.

Pradana putra SMK Muhammadiyah Bobotsari, Kak Ikbar Aisi Fahkrudin menyampaikan rasa syukur sekaligus harapannya bagi seluruh peserta kegiatan.

“Harapannya dengan kegiatan Pengelanaan Alam ini dapat menjadi pengalaman berharga bagi seluruh peserta. Melalui kegiatan ini, semoga setiap calon Bantara dapat memperkuat semangat kepramukaan, menumbuhkan kemandirian, tanggung jawab, rasa persaudaraan di antara anggota.” Ujar kak Ikbar dengan penuh semangat.

“Saya juga berharap lain untuk seluruh peserta mampu mengambil nilai-nilai positif dari perjalanan ini. Belajar menghargai alam, beradaptasi dengan berbagai situasi, serta mengaplikasikan nilai-nilai Dasa Darma dan Tri Satya dalam kehidupan sehari-hari. Dan yang terpenting, semoga kegiatan ini menjadi langkah awal untuk menumbuhkan jiwa kepemimpinan dan semangat pengabdian. Sehingga nantinya mereka siap mengemban amanah sebagai Pramuka Penegak Bantara yang tangguh, disiplin, dan berkarakter.” Tambahnya.

Bacaan Lainnya

Baca juga : Meriah! Kwarran Kertanegara Gelar Persari Di Desa Condong

Selain sebagai sarana pembinaan, kegiatan ini juga menjadi wadah mempererat tali persaudaraan antar anggota Ambalan. Dengan semangat gotong royong, seluruh peserta, panitia, dan pembina bahu-membahu menjalankan kegiatan dengan tertib dan penuh kebersamaan. Tidak sedikit peserta yang merasa bangga dan terharu bisa mengikuti kegiatan yang penuh makna ini.

Menurut para pembina, Pengelanaan Alam merupakan salah satu tahapan penting dalam proses pembentukan karakter seorang Pramuka Penegak. Melalui kegiatan di alam terbuka, peserta dapat belajar menghadapi tantangan, berpikir kritis, serta melatih kepekaan sosial terhadap lingkungan dan sesama.

Menutup kegiatan, seluruh peserta dan panitia bersama-sama melantunkan yel-yel semangat dan doa agar kegiatan ini menjadi awal perjalanan menuju pelantikan Penegak Bantara yang sesungguhnya. Dengan semangat Tri Satya dan Dasa Darma, mereka siap melangkah menjadi generasi Pramuka yang beriman, berilmu, berkarakter, dan siap mengabdi kepada masyarakat serta bangsa. (Dimas Dwi Kurniawan).

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *