Ketua Kwarcab Purbalingga Kukuhkan 29 Personel Ubaloka Angkatan XIX

Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Purbalingga, Kak Tri Gunawan Setyadi resmi mengukuhkan anggota Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka) Angkatan XIX pada Jum’at (19/12/2025). Prosesi pengukuhan 29 anggota Ubaloka ini ini berlangsung di Bumi Perkemahan Munjuluhur.

Sebanyak 29 personel baru dinyatakan lulus setelah berhasil melewati rangkaian Gladi Tangguh (GT) Ubaloka selama 6 hari 5 malam. Pengukuhan ditandai dengan prosesi penyiraman air suci sebagai simbol kesucian niat dalam mengabdi kepada kemanusiaan. Serta pemakaian baju kebesaran Ubaloka oleh orang tua.

Baca juga : MAN Purbalingga Gelar Penempuhan Badge Ambalan

​Sebelum mengikuti pengukuhan, para peserta GT Ubaloka Angkatan XIX ini telah dibekali dengan berbagai keterampilan SAR (Search and Rescue) yang mumpuni. Meliputi materi Sejarah dan Organisasi SAR, Survival, First Aid (PPGD), Vertical Rescue, Navigasi Darat, Water Rescue, E-SAR, hingga teknik pemadaman api menggunakan alat tradisional maupun mobil pemadam kebakaran.

Bacaan Lainnya

Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Purbalingga menyampaikan pesan mendalam bagi para anggota Ubaloka angkatan XIX. Ia berharap ilmu yang peserta dapatkan selama pelatihan tidak hanya menjadi teori, tetapi benar-benar mereka praktekkan saat terjun ke lapangan.

“Harapan kami, teman-teman Ubaloka angkatan XIX ini dapat betul-betul mengimplementasikan ilmu yang kalian dapatkan dari para pelatih. Sehingga, kalian bisa hidup di tengah-tengah masyarakat dalam kondisi apa pun. Pramuka harus tampil di depan, dengan segala keterbatasan, kita pasti bisa.” Tegas Ketua Kwarcab.

Baca juga : Orientasi Satuan Karya Tekankan Pentingnya Inovasi Saka Dalam Pendidikan Kepramukaan

Lebih lanjut, ia juga memberikan ucapan selamat sekaligus menekankan pentingnya menjaga semangat solidaritas dan pengabdian kepada negara.

​                “Selamat kepada adik-adik semuanya. Harapan kami, ilmu yang kalian miliki, kepedulian, rasa cinta tanah air, serta jiwa korsa dapat terus adik-adik kembangkan. Semua itu akan tertanam dengan baik manakala adik-adik betul-betul merasakan, melaksanakan, dan mengamalkan apa yang kalian pelajari selama gladi tangguh.” Pungkasnya. (Zulfi Alfa Maulana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *