Pramuka Terus Bergerak
Kak Eko sapaan akrabnya kak Eko Gustini Wardani Pramukawati juga mendorong agar anggota Pramuka untuk terus bergerak bersama berabagai pihak untuk peduli dan membantu sesama. Contohnya melalui bumbung kemanusiaan yang berasal dari anggota seluruh anggota Pramuka dari berbagai golongan.
“Salah satu contohnya adalah bantuan donasi ada yang terdiri dari uang dari nominal paling kecil seratus rupiah, dua ratus rupiah atau bahkan hingga ratusan ribu. Ini adalah bukti bahwa anggota Pramuka dari segala usia dari Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, Pembina memiliki kepedulian yang tinggi untuk membantu sesama. Itu adalah effort yang luar biasa dari seluruh anggota Gerakan Pramuka se Jawa Tengah.” Tambah kak Eko.
Saat berada di dusun Kaliurip, ia juga menyampaikan keprihatinan mendalam atas kejadian bencana alam banjir bandang di Kabupaten Purbalingga yang tidak saja berdampak pada kerusakan bangunan pribadi maupun fasilitas umum, bahkan merusak lahan produktif dan juga menelan korban jiwa.

Ia menyampaikan bahwa secara umum bencana adalah teguran dari Sang Maha Pencipta atas tindak tanduk manusia yang kadang melampaui kewenangan, tugas dan tanggungjawabnya. Terkait hal tersebut kak Eko mengajak agar semua lapisan masyarakat untuk mawas diri dan semakin mencintai alam. Hal ini sejalan dengan Dasadarma kedua, yaitu cinta alam dan kasih sayang manusia.
“Sebagai umat-Nya, marilah kita sadar diri atas segala pemikiran dan ide, tutur kata maupun perilaku yang tidak selaras dengan alam. Meski tampaknya diam, alam itu merekam polah tingkah manusia dan kadang menyapa dengan caranya. Contoh, memberikan hujan deras, tanag longsor, bahkan banjir bandang.” Pesannya.















