Meriah, 530 Murid TK Ikuti Gebyar Pra Siaga Kwarran Purbalingga

Sebanyak 530 murid dari 25 taman kanak-kanak (TK) meriahkan kegiatan gebyar Pra Siaga Kwarran Purbalingga. Jum’at, 23 Januari 2026 di lapangan kelurahan Purbalingga Lor. Ada beberapa kegiatan yang mereka ikuti, mulai dari upacara pembukaan, dinamika kelompok, hingga mengenal lambang Gerakan Pramuka dan filosofisnya, mengenal bapak pandu dunia.

Selain itu ada juga penampilan spesial dari TK Istiqomah Sambas yang menampilkan gerak lagu dan yel yel serta penampilan tari padang wulan dari TK Pertiwi Cabang. Untuk TK Santa Maria menampilkan simulasi salah satu jenis permainan Pra Siaga. 3 penampilan ini semakin menambah kemeriahan kegiatan gebyar Pra Siaga ini.

  

Ketua panitia kegiatan, kak Mariska Yuniarsih Nur Dharmayanti menjelaskan bahwa gebyar Pra Siaga yang tercatat sebagai kegiatan pertama di Purbalingga ini menjadi batu loncatan yang sangat penting. Hal ini karena sebelumnya belum pernah ada kegiatan gebyar Pra Siaga di kecamatan Purbalingga. Ia berpendapat bahwa kegiatan Kepramukaan itu sangat banyak manfaatnya, sehingga perlu ada kegiatan gebyar Pra Siaga.

Bacaan Lainnya

Baca juga : Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Dewan Penggalang SMP Negeri 1 Karangmoncol Periode 2026

“Karena Kami merasa bahwa pendidikan karakter di dalam Kepramukaan itu memang sangat mendukung untuk mendidik putra-putri kita menjadi anak-anak bangsa yang harapannya menjadi generasi emas nantinya. Maka kita semua memang berupaya keras untuk mengadakan kegiatan ini sehingga harapan kami nantinya semua pangkalan dapat melaksanakan kegiatan Pramuka Prasiaga di pangkalannya masing-masing.” Jelasnya.

Kak Riska sapaan akrabnya kak Mariska Yuniarsih Nur Dharmayanti juga merasa sangat senang dengan terlaksananya kegiatan ini.

“Kalau menurut saya selaku ketua pelaksana kegiatan hari ini luar biasa. Ternyata yang awalnya kami merasa pesimis bahwa Pramuka itu dilaksanakan di TK itu berbanding terbalik dengan tanggapan mereka. Peserta dan pembina pendamping merasa senang luar biasa dan acara hari ini yang ketika awalnya redup kemudian panas sekali tetapi anak-anak tetap semangat untuk mengikuti kegiatan sampai dengan akhir dan tidak ada yang sakit atau merasa tidak nyaman.” Ungkapnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *