Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwarran) Bobotsari kembali menegaskan komitmennya dalam mencetak generasi muda yang berkarakter, mandiri, dan berdaya saing melalui kepemimpinan baru. Melalui Musyawarah Ranting (Musran) yang berlangsung pada Sabtu, 13 Desember 2025 di Aula SMA Negeri 1 Bobotsari menetapkan Kak Kursiati sebagai Ketua Kwarran Bobotsari masa bakti 2025 – 2028.
Musran ini menjadi momentum penting dalam perjalanan Kepramukaan di Kecamatan Bobotsari. Selain sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat ranting, Musran juga menjadi wadah evaluasi, refleksi, serta perumusan arah kebijakan Kwarran ke depan. Kegiatan yang diikuti oleh unsur pengurus, perwakilan gugus depan, pembina, serta tokoh Kepramukaan ini berlangsung dengan suasana demokratis, penuh kekeluargaan, dan mengedepankan semangat musyawarah mufakat.

Dalam agenda pemilihan Ketua Kwarran, forum Musran mengusulkan sembilan nama calon, yaitu Kak Daniel Dwimawan, Said Mawardi, Alif Winarto, Eni Wiarsih, Ichwanul Mustofa, Inayatul Mardiyah, Budi Soekarno, Andri Dian Fatoni, dan Kursiati. Namun, kesembilan calon tersebut menyampaikan sikap yang sama, yakni menyatakan tidak bersedia untuk dicalonkan sebagai Ketua Kwarran.
Kondisi ini kemudian membuat forum harus menyikapi disikapi secara bijaksana oleh forum dengan meninjau jumlah pengusul dari masing-masing calon sebagai dasar pertimbangan lanjutan. Dari hasil rekapitulasi, Kak Kursiati memperoleh 18 pengusul, disusul Said Mawardi dengan 13 pengusul, sementara calon lainnya mendapatkan pengusul dalam kisaran 1 hingga 3 orang.














