Peringati Hari Lahir Bapak Pandu Dunia Ke 169, Kwarcab Purbalingga Gelar Renungan Baden Powell

Kegiatan Renungan Baden Powell Day berlangsung di Sanggar Bhakti Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga pada Sabtu malam, 21 Februari 2026. Kegiatan ini tetap berlangsung dengan penuh semangat meskipun cuaca gerimis menyelimuti lokasi kegiatan.

Renungan ini dilaksanakan sebagai bentuk refleksi dan penghormatan atas lahirnya Lord Baden Powell, pendiri kepanduan dunia, sekaligus menjadi momentum bagi anggota Pramuka untuk kembali menghayati nilai-nilai dasar kepramukaan dalam kehidupan sehari-hari.

Kegiatan diikuti oleh pengurus Kwarcab Purbalingga, Dewan Kerja Cabang (DKC) Purbalingga, anggota Unit Bantu Pertolongan Pramuka (Ubaloka). Serta anggota Pasukan Perwira Muda (Pasperda), anggota unit Jurnalistik unit serta anggota Pramuka Peduli Kwarcab Purbalingga.

Bacaan Lainnya

Dalam amanatnya, Kak Tri Gunawan selaku ketua Kwarcab Purbalingga mengajak seluruh peserta untuk senantiasa bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala atas nikmat dan kesempatan yang diberikan sehingga kegiatan renungan ini dapat terlaksana dengan baik. Meskipun berlangsung di tengah suasana berpuasa dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat.

Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh panitia serta pihak-pihak yang telah menginisiasi dan menyukseskan kegiatan Renungan Baden Powell Day.

Baca juga : Sekretaris Kwarcab Purbalingga Tutup Pesta Siaga

“Kegiatan ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi harus mampu memberikan makna dan menjadi pengingat akan jati diri seorang Pramuka.” Ucap kak Tri Gunawan.

Lebih lanjut, Kak Tri menegaskan pentingnya pengamalan Dasa Dharma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari. Apabila nilai-nilai tersebut benar-benar dihayati dan diterapkan, maka akan membawa dampak positif, baik bagi pribadi masing-masing anggota Pramuka maupun bagi lingkungan dan masyarakat secara luas.

“Pramuka harus hadir dan dibutuhkan di tengah masyarakat. Pramuka tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi juga mampu memberikan manfaat nyata di berbagai situasi dan kondisi.” Ungkapnya.

Kegiatan renungan ditutup dengan doa dan refleksi bersama. Diharapkan melalui kegiatan ini, semangat kepramukaan dapat terus tumbuh dan menjadi pedoman dalam melestarikan cita-cita Gerakan Pramuka, sebagaimana yang telah diwariskan oleh Baden Powell. (Syaivah Prita Adzel Evania)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *