Gerakan kepedulian sosial kembali ditunjukkan oleh Pramuka Peduli (Pramuli) Kwarran Kertanegara melalui aksi nyata membantu warga terdampak bencana alam tanah bergerak yang terjadi di Desa Maribaya, Kecamatan Kertanegara. Pada hari Rabu, 19 November 2025, tim Pramuka Peduli menyerahkan donasi berupa uang tunai sebesar Rp1.000.000,- kepada Kepala Desa Maribaya sebagai bentuk dukungan awal untuk meringankan beban para korban.
Bencana tanah bergerak yang melanda Desa Maribaya beberapa waktu lalu menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan ringan hingga sedang, serta membuat beberapa keluarga harus mengungsi sementara demi keamanan. Kondisi tanah yang tidak stabil membuat warga hidup dalam kecemasan dan memerlukan bantuan logistik, pendampingan, serta dukungan moral.
Melihat kondisi tersebut, Pramuka Peduli Kwarran Kertanegara segera mengambil langkah cepat dengan menggerakkan Bumbung Kemanusiaan. Sebuah gerakan solidaritas yang melibatkan seluruh pangkalan gugus depan di wilayah Kecamatan Kertanegara. Dalam waktu singkat, para anggota Pramuka dari berbagai tingkat sekolah mengumpulkan dana secara sukarela, menunjukkan semangat gotong royong dan jiwa kemanusiaan yang menjadi dasar gerakan Pramuka.
Ketua Pramuka Peduli Kwarran Kertanegara, kak Wakhidi, menyampaikan bahwa bantuan ini merupakan wujud nyata dari komitmen Pramuka dalam membantu masyarakat di lingkungan terdekat mereka.
“Pramuka Peduli memiliki prinsip untuk selalu siap membantu di saat masyarakat membutuhkan. Melalui Bumbung Kemanusiaan, kami mengajak adik-adik Pramuka untuk belajar tentang empati, kepedulian, dan tindakan nyata. Donasi ini mungkin tidak besar, tetapi kami berharap dapat membantu meringankan beban saudara-saudara kita di Maribaya.” ujar kak Wakhidi.
Lebih lanjut, kak Wakhidi menegaskan bahwa kegiatan penggalangan dana ini bukan hanya tentang jumlah uang yang terkumpul. Tetapi lebih tentang membangun karakter generasi muda agar memiliki kepekaan sosial. Seluruh pangkalan gugus depan di sekolah-sekolah Kecamatan Kertanegara terlibat aktif, mulai dari pengumpulan dana, edukasi tentang respon bencana, hingga pendampingan dalam penyaluran bantuan.















