Vaksin Moderna
Ketua vaksin, Kak Tofik Nur Arifan yang juga Pamong SBH Karangreja memaparkan data vaksinisasi kepada Menteri Koperasi dan UKM Kak Teten Masduki, Bupati Purbalingga, Kak Dyah Hayuning Pratiwi saat kegiatan Kolaborasi LPDB-KUMKM dengan Koperasi Makmur Mandiri di Desa Tlahab Kidul, Sabtu (21 Agustus 2021).Ia menambahkan, untuk vaksinasi kali ini tidak ada data laporan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). Reaksi yang terjadi biasanya menandakan vaksin sedang bekerja di dalam tubuh kita. Sistem daya tahan tubuh sedang belajar cara melindungi diri dari penyakit.
“Alhamdulilah laporan KIPI tidak ada. Reaksi setelah vaksinasi umumnya bersifat sementara, hilang dengan sendirinya dalam beberapa hari,” katanya.
Peserta vaksin, Kak Andi Fitrianto mengaku vaksin ini merupakan ikhtiar untuk kekebalan tubuh dan melindungi ancaman covid-19 lebih mudah dikendalikan.
“Intinya, vaksinasi adalah sebuah ikhtiar untuk melindungi diri, keluarga dan lingkungan sekitar dari papara Covid-19,” katanya.
Kegiatan yang bertema “Merajut sinergi menumbuhkan ekonomi” ini dihadiri oleh Menteri Koperasi dan UKM Kak Teten Masduki, Bupati Purbalingga yang juga Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Ka Mabicab) Gerakan Pramuka Purbalingga, Kak Dyah Hayuning Pratiwi.
