Proses Pengiriman Bantuan pada 10 Desember 2025
Rangkaian kegiatan puncak berlangsung pada Rabu, 10 Desember 2025. Sejak pagi, anggota Pramuka Peduli berkumpul di Sekretariat Kwarran Kertanegara untuk memastikan seluruh bantuan sudah terdata dan dikemas dengan rapi. Karung-karung besar dan kecil berisi donasi kemudian diangkut ke kendaraan pengantar menuju Lanud Wirasaba Purbalingga.
Dalam suasana penuh semangat, kak Wakhidi memimpin langsung jalannya kegiatan. Ia bersama para anggota Pramuka peduli dan pengurus Kwarran Kertanegara turut mendampingi perjalanan pengiriman hingga ke Lanud sebagai bentuk komitmen terhadap kelancaran distribusi.
Baca juga : DKC Purbalingga Gelar Seleksi Peserta Ubaloka Angkatan XIX
Sesampainya di Lanud Wirasaba, Pramuli Kwarran Kertanegara menyerahkan donasi secara resmi kepada perwakilan TNI AU. Kak Shidiq dan Kak Yudi kembali memastikan bahwa seluruh paket bantuan masuk ke dalam daftar logistik untuk segera diberangkatkan menuju Sumatera. Atmosfer kebersamaan antara anggota Pramuka dan TNI AU tampak jelas selama proses serah terima berlangsung.
Bantuan tersebut kemudian dijadwalkan dikirim menggunakan pesawat angkut militer yang telah disiapkan untuk keperluan kemanusiaan. Dengan jalur udara, harapannya bantuan dapat tiba lebih cepat dan meringankan beban korban bencana yang sedang berjuang memulihkan kondisi.
Makna Sosial Dan Pembelajaran bagi Anggota Pramuka
Ketua Kwarran Kertanegara, kak Ajin Udi Prianji menjelaskan bahwa kegiatan penggalangan hingga pengiriman donasi ini bukan sekadar program kerja, melainkan juga pembelajaran sosial yang sangat penting bagi anggota Pramuka Kwarran Kertanegara. Mereka tidak hanya dilatih untuk peduli, tetapi juga terlibat secara langsung dalam proses nyata bantuan kemanusiaan.
Baca juga : Simulasi Upacara Buka Tutup Latihan Pramuka Lengkapi Pelatihan Scouting Skill
“Para anggota Pramuka belajar bagaimana mendata, memilah, mengemas, dan mendistribusikan donasi. Mereka juga melihat langsung bagaimana terstrukturnya kolaborasi dengan lembaga lain, dalam hal ini TNI AU. Semua ini menjadi bekal pengalaman berharga tentang manajemen bencana dan kerja sama tim.” Jelasnya.
Lebih dari itu, kegiatan ini menanamkan nilai empati dan gotong royong yang merupakan ciri khas Gerakan Pramuka. Melalui aksi langsung, mereka memahami bahwa kepedulian tidak hanya disuarakan, tetapi harus ada bukti nyata dalam mewujudkannya.
















