Kendala Akreditasi Gudep
Kak Toto menjelaskan bahwa salah satu kendala utama adalah kurangnya pemahaman mengenai prosedur dan persyaratan agar gudepnya terakreditasi. Untuk itu, melalui sosialisasi ini pembina dapat lebih memahami apa yang harus mereka lakukan pada proses akreditasi.
Ia juga menjelaskan bahwa harus siap ketika ada proses akreditasi. Menurutnya setiap pembina harus secara rutin melakukan evaluasi terhadap kegiatan yang berlangsung di gudep. Pembina juga harus memastikan bahwa administrasi dan dokumentasi kegiatan tertata dengan baik dan lengkap.
“Jangan berhenti ketika gugus depan sudah terakreditasi. Pembina harus terus berupaya menjaga kualitas kegiatan dan berinovasi untuk meningkatkan standar kegiatan Pramuka di gudep masing-masing.” Pesannya.
Baca juga : DKC Purbalingga Gelar Seleksi Peserta Ubaloka Angkatan XIX
Setelah mengikuti sosialisasi, para peserta memberikan tanggapan yang sangat positif. Banyak dari mereka mengungkapkan bahwa mereka merasa lebih memahami pentingnya akreditasi dan siap untuk menerapkannya di gugus depan masing-masing. Sejumlah pembina juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung upaya peningkatan kualitas satuan Pramuka di wilayah Kwarran Kertanegara.
“Saya pribadi merasa sangat terbantu dengan adanya sosialisasi ini. Mengetahui lebih banyak tentang akreditasi, saya jadi merasa lebih siap dalam menjalankan proses ini di pangkalan kami.” Ujar salah satu pembina Pramuka yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Usai kegiatan sosialisasi, kak Toto menyerahkan materi sosialisasi secara simbolis kepada salah satu perwakilan peserta. Kak Toto Susilo berharap agar semua pembina dapat membawa ilmu dan pengetahuan tentang akreditasi gudep ke gusep masing-masing. Dan melakukan persiapan untuk menjalani proses akreditasi dengan sebaik-baiknya.
“Sosialisasi ini bukan hanya untuk meningkatkan pemahaman, tetapi juga sebagai bentuk komitmen kita bersama dalam membangun Pramuka yang lebih baik. Mari kita wujudkan gerakan Pramuka yang berkualitas di Kwarran Kertanegara.” Tutup Kak Toto dalam sambutannya.
Harapan lain dari sosialisasi ini adalah setiap pembina dapat mempersiapkan gudep mereka untuk meraih akreditasi. Dan juga bersama-sama meningkatkan kualitas pendidikan dan pembinaan Pramuka di wilayah Kwarran Kertanegara. Sehingga dapat menghasilkan generasi muda yang lebih siap menghadapi tantangan masa depan. (Toto Susilo-Waka Binasatuan)















