Bukti Pengabdian Tiada Henti : Ketua Kwartir Ranting Kertanegara Bersama 9 Andalan Raih Penghargaan Pancawarsa

Komitmen dan kesetiaan jajaran pengurus Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Kertanegara dalam mengabdi kepada organisasi kembali mendapatkan apresiasi setinggi-tingginya dari Kwartir Cabang Purbalingga. Pada perayaan puncak peringatan Hari Pramuka tahun ini, sebanyak 10 orang tokoh pergerakan kepanduan di wilayah Kertanegara secara resmi menerima Lencana Tanda Penghargaan Orang Dewasa Pancawarsa.

Penganugerahan Tanda Penghargaan Pancawarsa tersebut diumumkan dan disampaikan di tengah kekhidmatan Apel Besar Gerakan Pramuka Tingkat Kabupaten Purbalingga yang berlangsung secara meriah di pusat kota, tepatnya di Alun-alun Purbalingga, pada hari Selasa, 22 September 2026.

Baca juga : Tak Sekadar Estafet, ETK di Purbalingga Hadirkan Aksi Bakti untuk Masyarakat

Suasana upacara pada selasa pagi ini berlangsung sangat megah, tertib, dan memancarkan rasa bangga yang luar biasa. Ribuan anggota Pramuka dari berbagai penjuru wilayah tumpah ruah memadati tanah lapang bersejarah tersebut. Barisan peserta upacara yang terdiri dari jajaran Majelis Pembimbing Ranting, barisan Pembina, korps Pelatih, hingga lautan peserta didik dari jenjang Siaga, Penggalang, Penegak, dan Pandega berdiri tegap menjadi saksi momen penghormatan ini. Penghargaan lencana kehormatan yang diberikan pada hari itu bukanlah sekadar aksesori seragam, melainkan sebuah bentuk pengakuan tertinggi atas dedikasi, tetesan keringat, pengorbanan waktu, serta pikiran yang telah dicurahkan oleh para anggota dewasa demi merawat masa depan generasi muda melalui pendidikan kepramukaan.

Bacaan Lainnya

Penyematan Lencana Tanda Pancawarsa dilakukan secara langsung oleh Bupati Purbalingga, Fahmi Muhammad Hanif, yang pada kapasitasnya bertindak selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang Gerakan Pramuka Purbalingga. Dengan penuh kewibawaan, penyematan dilakukan secarasimbolis kepada perwakilan peserta upacara yang telah ditunjuk khusus untuk melangkah maju ke tengah lapangan upacara. Prosesi sakral tersebut disaksikan langsung oleh jajaran aparat pemerintahan daerah, pimpinan kepolisian, pimpinan militer daerah, tokoh masyarakat, serta seluruh tamu undangan dari instansi lintas sektoral yang menaruh kepedulian pada pembinaan karakter pemuda.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *