Binadamping Asal Purbalingga Terpilih Jadi Ketua RT Di Kempi 1 Jambore Nasional XII

‎‎                Binadamping asal Kwartir Cabang (Kwarcab) Purbalingga, Avi Budhi Christanti, terpilih menjadi ketua RT (Rukun Tetangga) di Kempi 1 dalam rangkaian Jambore Nasional 2026.

‎                ‎Proses terpilihnya kak Avi berlangsung cukup singkat dalam agenda “Temu Binadamping”  yang digelar pada 12 Agustus 2026 di Lapangan Kempi 1. Dalam pertemuan tersebut, para Binadamping yang berada di Kempi 1 mengikuti pembagian wilayah koordinasi yang disusun dalam struktur RW dan RT.

‎                ‎Amanah tersebut sekaligus menempatkannya pada posisi yang memiliki tanggung jawab untuk membantu mengoordinasikan kontingen yang berada di lingkup wilayah RT-nya selama pelaksanaan Jambore Nasional.

‎                ‎Memasuki pelaksanaan kegiatan pada 13 Agustus 2026, kak Avi mulai menjalankan perannya dengan mengoordinasikan kontingen serta membantu memastikan berbagai agenda di wilayah RT berjalan tertib dan lancar.

Bacaan Lainnya
KwarcabPurbalingga

‎                ‎Tidak hanya menjalankan fungsi koordinasi, kak Avi juga dipercaya untuk melatih petugas upacara apel di Kempi 1. Peran tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga kedisiplinan dan ketertiban dalam pelaksanaan kegiatan di lingkungan Kempi 1.

Baca juga : Jelang Jamnas XII, Kontingen Kwarcab Purbalingga Tiba Di Buperta Cibubur

‎                ‎Binadamping putri Kwarcab Purbalingga, Kak Avi menyampaikan bahwa amanah tersebut tidak sekadar menjadi posisi dalam struktur koordinasi kempi, tetapi juga menjadi kesempatan untuk berkontribusi langsung dalam menjaga kelancaran kegiatan serta menumbuhkan semangat kebersamaan dan kedisiplinan selama Jambore Nasional berlangsung.

‎                ‎”Saya tidak percaya terpilih, karena amanah ini diberikan kepada saya, jadi saya akan berusaha maksimal dan berusaha untuk bisa seimbang menjalankan tugas demi kelancaran kegiatan” ujar Kak Avi

‎                ‎Kepercayaan yang diberikan kepada Binadamping asal Purbalingga tersebut menjadi bagian dari dinamika pelaksanaan Jambore Nasional 2026. Sistem koordinasi berbasis RW dan RT di lingkungan kemah menjadi salah satu cara untuk membangun komunikasi yang lebih efektif sekaligus mempererat interaksi antarpeserta dan pembina dari berbagai daerah. (Nadirah Dwi Maulidiyah).

Pos terkait

KwarcabPurbalingga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *