Moment Khas
Salah satu momen yang paling ditunggu peserta adalah upacara api unggun yang merupakan ciri khas dari sebuah perkemahan pada kegiatan Kepramukaan. Usai api unggun, peserta mengikuti pentas unjuk bakat. Masing-masing regu menampilkan berbagai penampilan kreatif , mulai dari yel-yel, drama pendek, menyanyi, hingga hiburan lainnya yang mengundang tepuk tangan dan gelak tawa peserta.
Selain itu, kegiatan kreasi lukisan buah juga menjadi salah satu sesi favorit peserta karena memberikan ruang untuk berkreasi dan bekerja sama dalam kelompok.
Di tengah rangkaian kegiatan Gladian Pemimpin Regu, ada prosesi pengukuhan Penggalang Inti Angkatan 43. Ini menjadi momen penting dan penuh makna. Sebanyak 26 siswa resmi menjadi Penggalang Inti setelah mengikuti proses pembinaan dan persiapan yang cukup panjang.
Baca juga : Semangat Juang Penggalang Kertanegara di Seleksi Jambore Nasional 2026
Prosesi pengukuhan berlangsung dengan suasana khidmat dan penuh semangat. Harapannya Penggalang inti ini mampu menjadi teladan bagi anggota Pramuka lainnya serta memiliki tanggung jawab lebih dalam mengembangkan kegiatan kepramukaan di sekolah.
Pembina Pramuka Penggalang putra, kak Tri Wibowo menyampaikan bahwa Penggalang Inti memiliki peran penting dalam menjaga semangat dan kualitas kegiatan Pramuka di sekolah.
“Menjadi Penggalang Inti bukan hanya soal jabatan atau simbol, tetapi tentang kesiapan menjadi contoh yang baik, siap melayani, dan siap bertanggung jawab dalam kegiatan kepramukaan.” Ujarnya.

Menulislah dengan bebas dan secepat mungkin, dan tuangkan semuanya ke atas kertas. Jangan melakukan koreksi atau menulis ulang, sebelum semuanya habis Kakak tuliskan















