Pangkalan MI Negeri 1 Purbalingga sukses melaksanakan kegiatan Lomba Tingkat (LT) I pada tanggal 14–16 September 2026. Kegiatan yang berlangsung di lingkungan MI Negeri 1 Purbalingga tersebut diikuti oleh para peserta didik kelas 5 & 6 yang sudah memasuki golongan Penggalang. Tak kurang dari 200 peserta mengikuti kegiatan yang merupakan bagian dari proses pembinaan kepramukaan sekaligus menjadi sarana untuk mengembangkan keterampilan, kedisiplinan, kerja sama, kreativitas, dan kemandirian anggota Pramuka sejak usia dini ini.
“Lomba Tingkat I merupakan kegiatan yang berkonsep prestasi dan merupakan salah satu kegiatan penting dalam pembinaan Pramuka di tingkat gugus depan. Melalui kegiatan ini, peserta tidak hanya dituntut untuk menunjukkan kemampuan dalam berbagai keterampilan kepramukaan, tetapi juga belajar menerapkan nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupan sehari-hari.” Ucap salah satu panitia kegiatan.
Baca juga : 487 Pramuka Siaga Dari 53 Pangkalan Ikuti Persari Kwarran Bukateja
Selama tiga hari pelaksanaan, peserta mengikuti berbagai kegiatan yang dikemas dalam suasana kompetisi namun tetap mengedepankan unsur pendidikan dan kebersamaan. Beragam materi dan perlombaan disiapkan untuk menguji kemampuan peserta, baik dalam aspek keterampilan, pengetahuan, mental, spiritual, maupun kreativitas.
Dari hasil wawancara tim Scout Journalist Kwarcab Purbalingga saat kegiatan berlangsung, salah satu kegiatan yang menjadi bagian dari LT I adalah pioneering. Dalam kegiatan ini, peserta ditantang untuk mengembangkan keterampilan menggunakan tongkat dan tali melalui berbagai bentuk konstruksi sederhana. Pioneering tidak hanya menguji kemampuan teknis, tetapi juga membutuhkan ketelitian, kekompakan, komunikasi, dan pembagian tugas yang baik dalam setiap regu.
“Selain pioneering, peserta juga mengikuti kegiatan sandi kotak. Kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengenalkan dan mengasah kemampuan peserta dalam memahami salah satu bentuk sandi yang digunakan dalam kepramukaan. Peserta dituntut untuk berpikir cepat, teliti, dan mampu memecahkan pesan yang diberikan dengan tepat.” Ungkap kak Toto Susilo kepada Scout Journalist Kwarcab Purbalingga.


















