Kolaborasi Untuk Penghijauan
Kegiatan penghijauan ini merupakan bagian dari aksi penanaman 5.000 pohon yang diselenggarakan oleh Perhutani. Berkolaborasi dengan berbagai komunitas dan relawan lingkungan, serta dukungan pihak lainnya yang peduli akan kelestarian lingkungan.
“Peserta menanam beberapa jenis tanaman, seperti jati, pucuk merah, pohon beringin dan masih banyak lainnya. Dengan jumlah pohon beringin yang cukup dominan. Pemilihan jenis tanaman ini bukan tanpa alasan, melainkan berdasarkan pada kemampuan tanaman dalam menyerap air, memperkuat struktur tanah, serta mencegah terjadinya erosi dan longsor. Harapannya, penanaman ini dapat menjadi langkah awal dalam mengembalikan fungsi ekologis kawasan Gunung Malang.” Tambah kak Rizal.

Banjir bandang yang melanda kawasan tersebut sebelumnya telah menimbulkan dampak kerusakan yang cukup signifikan. Lereng yang dulunya hijau dan ditumbuhi vegetasi kini berubah menjadi jalur lumpur serta area rawan longsor. Selain itu, sejumlah lahan mengalami erosi, vegetasi rusak, dan daya serap tanah terhadap air menurun drastis. Kondisi ini tentu menjadi perhatian serius bagi berbagai pihak untuk segera melakukan upaya rehabilitasi lingkungan secara berkelanjutan.
Dalam kegiatan ini, peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem, dampak dari kerusakan lingkungan, serta peran generasi muda dalam upaya pelestarian alam. Nilai-nilai kepramukaan seperti gotong royong, kepedulian sosial, tanggung jawab, dan cinta lingkungan tampak jelas tercermin dalam setiap proses kegiatan.
Baca juga : Almar’atus Sholikhah Terpilih Jadi Ketua Dewan Saka Pariwisata Purbalingga Masa Bakti 2026–2028
Pelaksanaan kegiatan penghijauan berlangsung dengan lancar dan penuh antusiasme. Para anggota Pramuka bekerja sama dengan baik, saling membantu, serta menunjukkan kekompakan dalam setiap tahapan penanaman.
Harapannya melalui kegiatan penghijauan ini, partisipasi Kwarcab Purbalingga dapat memberikan dampak jangka panjang bagi kelestarian lingkungan di kawasan Gunung Malang. Selain itu, kegiatan ini juga mampu menginspirasi masyarakat luas untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan ikut serta dalam menjaga alam dari berbagai ancaman kerusakan. (Dimas Dwi Kurniawan).
















