SMK Muhammadiyah Bobotsari Gelar Pemantapan 2 & Pelantikan Bantara Angkatan 20

Rangkaian kegiatan Pemantapan 2 dan Pelantikan Penegak Bantara Angkatan 20 SMK Muhammadiyah berlangsung pada Sabtu, 18 April 2026 dengan penuh semangat dan antusiasme. Ada 34 peserta yang mengikuti kegiatan ini, mereka terdiri dari 11 satuan putra dan 23 satuan putri. Dari jumlah tersebut, sebanyak 4 peserta resmi menyandang status sebagai Penegak Bantara dan 5 peserta sebagai Penegak Laksana setelah mengikuti rangkaian kegiatan ini.

Kegiatan pemantapan menjadi salah satu tahapan penting dalam pembinaan anggota Pramuka Penegak sebelum resmi mengikuti pelantikan.

Pada hari pertama, peserta mengikuti kegiatan penjelajahan yang menantang dan menyenangkan. Dalam penjelajahan tersebut terdapat empat pos kegiatan. Pos pertama adalah pos sandi kotak. Pada pos ini peserta memecahkan sandi panitia siapkan. Pos kedua adalah pos sangga, yang berisi penjelasan mengenai lima sangga dalam Pramuka oleh para pembina. Selanjutnya, pos ketiga yaitu pos semaphore, yang menguji kemampuan peserta dalam komunikasi menggunakan bendera. Terakhir adalah pos materi, pada pos ini peserta mengerjakan 50 soal test tertulis.

Baca juga : 34 Bantara SMK Negeri 2 Purbalingga Ikuti Pengembaraan dan Pengabdian

Bacaan Lainnya

Selama perjalanan, peserta juga mendapat tantangan tambahan untuk mencari pita kuning yang berisi nama dan sangga masing-masing. Medan yang peserta lalui cukup menantang, termasuk jalur berlumpur yang menambah keseruan dan kekompakan tim. Meskipun melelahkan, kegiatan ini memberikan pengalaman yang sangat berkesan bagi seluruh peserta.

Pada malam harinya, peserta mengikuti sosialisasi dari Kwartir Cabang Purbalingga yang menghadirkan tiga unit kegiatan Dewan Kerja Cabang Purbalingga. Yaitu unit Jurnalistik, Pasperda (Pasukan Perwira Muda), dan Ubaloka (Unit Bantu Pertolongan Pramuka). Masing-masing unit memberikan penjelasan mengenai peran dan kegiatan yang mereka jalankan. Setelah sosialisasi, peserta mengikuti kegiatan api unggun yang berlangsung meriah. Para peserta tampak menikmati suasana dengan bernyanyi, menari, dan tertawa bersama, menciptakan kebersamaan yang hangat meskipun dalam kondisi lelah.

Memasuki hari kedua, tepatnya pukul 02.30 WIB peserta mengikuti renungan malam. Dalam suasana hening, peserta menutup mata, berjalan, dan duduk di hadapan lilin sebagai bentuk refleksi. Setelah itu, peserta mengikuti kegiatan salat tahajud dan salat subuh berjamaah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *