Mental Peserta Jamnas
Rangkaian TC 7 resmi dimulai pada Jumat sore pukul 15.00 WIB. Sebelum menjejakkan kaki di area Buper Munjuluhur, mental para peserta dipanaskan terlebih dahulu melalui ujian hafalan Tri Satya, Dasa Dharma, dan Pembukaan UUD 1945.
Setelah berjalan menuju lokasi perkemahan, keseruan langsung terasa saat peserta ditantang untuk bekerja sama membuat pionering pelontar bola. Kegiatan praktik ini memancing kreativitas dan kekompakan regu sebelum akhirnya dijeda untuk waktu Magrib. Memasuki malam hari, suasana keakraban makin terasa saat peserta berkumpul untuk menghafal yel-yel andalan mereka, yang kemudian ditutup dengan pembagian seragam sebelum waktu istirahat.
Hari Kedua: Ketangkasan, Kedisiplinan, dan Literasi Digital
Sabtu pagi diawali dengan kedisiplinan penuh. Sejak pukul 04.00 WIB peserta sudah bangun untuk melaksanakan ibadah, disusul dengan olahraga pagi bersama. Selepas sarapan, ketangkasan dan fokus peserta benar-benar diuji melalui materi ketapel yang berlangsung hingga siang hari.
Baca juga : Pramuka SMA Ma’arif NU Karangmoncol Bekali Bantara Dengan Kemampuan Jurnalistik
Usai istirahat dan makan siang, ritme kegiatan bergeser pada pembentukan karakter dan kedisiplinan lewat materi Peraturan Baris Berbaris (PBB). Meski seharian sudah digembleng dengan kegiatan fisik, semangat anak-anak tidak surut saat malam tiba. Selepas Isya, mereka justru diajak masuk ke dunia yang lebih modern dengan materi dasar content creator yang dibawakan langsung oleh Kak Mida Virania.
















