Kerajinan Manik-manik
Kegiatan kreatif juga hadir melalui pos kerajinan manik-manik. Salah satu peserta dari kwarcab Purbalingga juga menyampaikan perasaan nya karena diberikan kesempatan mengembangkan kreativitas dengan menyusun manik-manik menjadi berbagai bentuk kerajinan.
Sementara itu, pos ketapel dan memanah menjadi bagian yang menguji konsentrasi serta ketepatan peserta. Dalam pelaksanaannya, peserta mengikuti arahan petugas dan ketentuan keselamatan yang berlaku.
”Deg deg an bangettttt, harus fokus dan akhirnya aku bisa sampein panah ke papannya. ” ungkap Nadya
Keterampilan berbasis potensi lokal juga ditampilkan melalui pos pemanfaatan bambu. Peserta dikenalkan dengan teknik dasar anyaman bambu dan diajak melihat bagaimana bahan alam tersebut dapat diolah menjadi karya yang memiliki nilai guna.
“Aku bikin kipas sate bener bener dari awal, jadi asik banget bangettt dehhh.”tambah Nadya.
Baca juga : Queen, Peserta Jamnas XII Asal Purbalingga Terpilih Jadi Pratama Pasukan 2 Kempi 1
Di pos lainnya, peserta mengikuti pembuatan ring kacu berbahan kulit, pembuatan kerajinan dari barang bekas, sandi dan isyarat, dan pos lempar pisau. Kegiatan ini memadukan keterampilan tangan dengan kreativitas untuk menghasilkan perlengkapan yang berkaitan dengan atribut kepramukaan.
Kegiatan keterampilan di Buperta Cibubur tersebut sekaligus menunjukkan bahwa pendidikan kepramukaan dapat dikemas secara menarik dan aplikatif, sehingga setiap peserta memperoleh pengalaman yang dapat dibawa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. (Nadirah Dwi Maulidiyah)
















