Budaya Positif
Menurutnya, kedisiplinan merupakan budaya positif yang harus terus dibangun dalam setiap kegiatan kepramukaan.
“Terima kasih kepada seluruh undangan yang telah hadir dalam rapat pembentukan kepanitiaan tiga agenda ini. Ketepatan waktu harus menjadi tren yang baik di lingkungan Pramuka. Selain itu, kami juga mengupayakan adanya regenerasi dengan memberikan kesempatan kepada petugas kegiatan secara bergantian agar semakin banyak kader yang memiliki pengalaman memimpin kegiatan,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, pemaparan petunjuk teknis (juknis) kegiatan disampaikan oleh Astiqo Wibowo. Materi yang dipaparkan meliputi mekanisme pelaksanaan Estafet Tunas Kelapa (ETK) Tahun 2026 sesuai pedoman Kwartir Cabang Purbalingga, termasuk pembagian jadwal, komposisi pasukan, hingga ketentuan teknis pelaksanaan di tingkat kwartir ranting.
Berdasarkan petunjuk teknis Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Purbalingga, pelaksanaan ETK Tahun 2026 akan berlangsung pada 5–9 September 2026. Khusus Kwartir Ranting Kaligondang dijadwalkan melaksanakan ETK pada Sabtu, 5 September 2026, masuk Jalur I, bersamaan dengan Kwaran Bukateja, Kejobong, Purbalingga, dan Kemangkon.
ETK Tahun 2026 mengusung tema “Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045”, dengan motto “Satyaku Kudarmakan Darmaku Kubaktikan” serta slogan “Bergerak Bersama Mewarnai Peradaban Bangsa.”
Melalui rapat pembentukan panitia ini, Kwaran 03.05 Kaligondang berharap seluruh unsur Gerakan Pramuka dapat memperkuat sinergi dan pembagian tugas sehingga pelaksanaan HUT Pramuka ke-65, Upacara Ulang Janji, maupun Estafet Tunas Kelapa Tahun 2026 dapat berjalan tertib, sukses, dan memberikan manfaat bagi peserta maupun masyarakat. (RP)

















