KB-TK Santa Maria Purbalingga Gelar Mini Camp Pra Siaga

Keren, asyik dan meriah. Itu kalimat yang menggambarkan kegiatan mini camp Pra Siaga Kelompok Belajar & Taman Kanak kanak (KB-TK) Santa Maria Purbalingga. Para peserta yang berjumlah 53 anak ini bergembira bersama mengikuti rangkaian kegiatan di lingkungan KB-TK Santa Maria Purbalingga. Jum’at, 13 Maret 2026.

“Saya merasa bangga melihat keberanian dan keceriaan anak-anak selama mengikuti kegiatan mini camp ini.” Ucap kepala KB-TK Santa Maria, kak Maria Paula.

Ia yang mendampingi kegiatan dari awal hingga akhir ini benar-benar terpukau oleh aksi anak-anak selama kegiatan berlangsung. Mulai dari peserta mengikuti upacara pembukaan hingga upacara penutupan.

Baca juga : DKR Karangreja Gelar Musppanitera Tahun 2026

Bacaan Lainnya

Selain mengikuti dua kegiatan ini, peserta yang belum genap berusia 7 tahun ini juga mengikuti kegiatan fun games / permainan Kepramukaan yang dikemas menjadi kegiatan ice breaking yang meriah. Bersama kak Riska dan kak Ginanjar, para peserta sangat antusias mengikuti ice breaking.

Tidak sampai di kegiatan ice breaking, peserta juga mengikuti rangkaian kegiatan taman pra siaga yang meliputi taman ketangkasan, ketaqwaan, kecakapan bersosialisasi dan refleksi pesan moral.

Walau ini adalah kegiatan perdana, peserta yang terdiri dari 53 anak ini terlihat begitu ceria dan menikmati kegiatan mini camp. Terlebih saat mengikuti kegiatan cooking / memasak bersama orang tua. Pada kegiatan ini, peserta yang sudah terbagi menjadi manggar / kelompok memasak bersama orang tua. Kegiatan ini sejalan dengan tema kegiatan ini yaitu “Membangun kebersamaan dengan orang tua melalui Kegiatan Kepramukaan”. Tentunya setelah memasakan bersama, peserta mengikuti kegiatan makan bersama dengan orang tua dan manggarnya / kelompoknya.

“Saya senang sekali melihat antusias orang tua yang benar-benar mendukung kegiatan ini. Dengan kerjasama ini menjadikan kegiatan lebih menarik dan berkesan bagi anak-anak, dan tentunya memberikan manfaat sebagai bekal anak di masa depan.” Tambah kak Maria Paula.

Sebagai upaya mengenalkan menariknya kegiatan Kepramukaan, peserta juga dikenalkan dengan kegiatan api unggun. Waulaupun sederhana dengan bermodal kayu yang berada di tungku besi, peserta benar-benar Bahagia melihat kobaran api unggun yang menyala.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *