Memasuki musim mudik Lebaran tahun ini, situasi arus lalu lintas di pusat Kota Purbalingga mulai dipadati kendaraan para pemudik. Berdasarkan pantauan di Pos Terpadu Alun-Alun, volume kendaraan yang melintas pada Minggu sore terpantau mengalami peningkatan cukup signifikan dibandingkan hari biasa.
Meski kawasan Alun-Alun terlihat ramai oleh kendaraan pribadi dengan pelat nomor luar daerah, arus lalu lintas masih terpantau lancar dan tidak menimbulkan kemacetan panjang. Kendaraan yang melintas didominasi mobil pribadi dan sepeda motor yang datang dari arah utara, seperti wilayah Pemalang dan Randudongkal, serta dari arah barat. Rata-rata kecepatan kendaraan di titik tersebut masih terjaga di kisaran 30–40 km/jam.
Baca juga : Pramuli Kertanegara Bagikan Ribuan Paket Takjil untuk Masyarakat, Solidaritas Sosial Bulan Ramadan
Keramaian paling terlihat di akses masuk kawasan Alun-Alun, di mana banyak pemudik memilih menepi sejenak untuk beristirahat, mencari kuliner untuk berbuka puasa, atau sekadar menikmati suasana pusat kota. Petugas gabungan dari Polres Purbalingga melalui Satlantas bersama Dinas Perhubungan Purbalingga tampak bersiaga di lapangan untuk mengatur arus kendaraan agar tidak terjadi penumpukan di titik-titik rawan, seperti perempatan Patung Knalpot dan jalur lingkar Alun-Alun.
Selain itu, Pos Terpadu juga menyediakan sejumlah fasilitas bagi pemudik, mulai dari tempat istirahat sementara (rest area) hingga layanan kesehatan bagi pengendara yang merasa lelah setelah menempuh perjalanan jauh. Petugas mengimbau para pemudik agar tetap berhati-hati, mematuhi rambu lalu lintas, serta tidak memaksakan diri berkendara apabila merasa mengantuk.
Secara keseluruhan, arus mudik yang melintasi pusat Kota Purbalingga pada Minggu sore terpantau ramai namun tetap lancar. Para pemudik diharapkan tetap mengikuti arahan petugas di lapangan agar perjalanan menuju kampung halaman berlangsung aman dan selamat sampai tujuan. (Erfan Olan)















