PURBALINGGA – Wakil ketua bidang Pembinaan anggota muda (Waka Binamuda) Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Purbalingga resmi membuka kegiatan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Instruktur Muda (PPIM). Jumat, 10 April 2026 di aula Bumi Perkemahan Munjuluhur. Ada 73 Pramuka Penegak utusan dari beberapa gugus depan dan Kwartir Ranting yang tercatat sebagai peserta.
Upacara pembukaan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh beberapa pengurus Kwartir Cabang, unsur Pusdiklatcab Kwarcab Purbalingga, serta tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Waka Binamuda Kwarcab Purbalingga, Kak Sutarko menyampaikan harapannya kepada seluruh peserta setelah mengikuti kegiatan ini. Ia menekankan bahwa ilmu dan pengalaman yang diperoleh tidak hanya berhenti selama pelatihan, tetapi harus dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
“Harapannya setelah kengikuti kegiatan ini, adik-adik dapat mengimplementasikan ilmu, pengetahuan, dan keterampilan yang kalian peroleh. Setidaknya ilmu dan pengetahuan yang adik-adik dapatkan dapat menjadi bekal awal pengabdian, serta ikut serta membangun masyarakat.” Ujar Kak Sutarko.
Baca juga : 34 Bantara SMK Negeri 2 Purbalingga Ikuti Pengembaraan dan Pengabdian
Lebih lanjut, ia juga menambahkan bahwa Pusdiklatcab telah merancang materi kegiatan agar selaras dengan arah pembinaan dan pengembangan generasi muda khususnya Pramuka Penegak.
“Tentu ilmu, pengetahuan, dan keterampilan yang Pusdiklatcab berikan dalam kegiatan ini bersifat linier dan selaras dengan tujuan pembinaan instruktur muda, sehingga dapat mendukung peran kalian ke depan di masing-masing gugus depan.” Tambahnya.
Selama pelaksanaan kegiatan PPIM ini, para peserta akan mengikuti berbagai materi dan praktik lapangan untuk menunjang kemampuan sebagai seorang instruktur. Kegiatan ini juga menjadi wadah bagi peserta untuk saling bertukar pengalaman serta memperluas wawasan dalam dunia kepramukaan.
Dengan kegiatan PPIM ini harapannya lahir generasi muda Pramuka yang siap mengabdi, berkontribusi, serta mampu membawa perubahan positif bagi organisasi dan masyarakat. (Syaivah Prita Adzel Evania).
















