Menatap Masa Depan Kertanegara yang Hijau
Aksi luar biasa yang diinisiasi oleh Pramuka Peduli Kwarran Kertanegara ini memancarkan pesan yang sangat kuat bagi wilayah-wilayah lain di sekitarnya. Di era modern ini, di mana eksploitasi komersial sering kali mengalahkan kepentingan konservasi, apa yang dipraktikkan di Desa Krangean adalah sebuah keteladanan yang patut dicontoh. Langkah krusial berikutnya yang kini menjadi fokus utama adalah menjamin keberlanjutan (sustainability) jangka panjang dari program pemulihan ini agar tidak berhenti sebagai satu hari aksi saja.
Baca juga : Pembina Pramuka Penggalang Ikuti Simulasi & Visitasi Akreditasi Gugus Depan di MTs Minhajut Tholabah
Kak Unik Tangguh Prasetya memaparkan bahwa pihaknya bersama Tim Adiwiyata dan Pemerintah Desa Krangean telah menyusun rencana tindak lanjut berupa pemantauan berkala terhadap perkembangan populasi ikan di hulu Sungai Wotan. Edukasi intensif kepada warga mengenai larangan pembuangan limbah domestik ke badan sungai, serta penerapan peraturan desa terkait pembatasan penangkapan ikan di area hulu akan terus digalakkan secara konsisten demi terciptanya kawasan konservasi mandiri yang lestari.
“Alam semesta tidak membutuhkan manusia untuk bertahan hidup, namun manusialah yang sepenuhnya bergantung pada kemurahan alam. Merawat kelestarian hulu sungai pada hari ini adalah jaminan mutlak bagi ketersediaan kehidupan yang layak di masa depan. Semoga riak kecil kebaikan yang tercipta di hulu Sungai Wotan ini mampu bergulir menjadi gelombang kesadaran lingkungan yang lebih besar di seluruh penjuru tanah air.” Tutup kak Unik. (Humas Kwarran Kertanegara)















